Jumat, 02 November 2012

Aktivitas Pokok Perpustakaan dan Hubungan perpustakaan



Aktivitas Pokok Perpustakaan
Untuk mencapai visi, misi, dan tujuannya perpustakaan menjalankan aktifitas – aktifitas pokok meliputi : pengembangan, pengolahan, dan pelayanan koleksi.



Perpustakaan dipandang sebagai ilmu dari tiga aspek yaitu :

1. Ontologis, ilmu perpustakaan dapat dikaji dari definisi dan obyek yang menjadi kajiannya.
2. Epistemologis, bahwa ilmu perpustakaan memiliki kerangka pemikiran logis dan konsisten dengan argumen yang tersusun sebelumnya, menjabarkan hipotesisi sebagai deduksi kerangka pemikirannya, dan melakukan falsifikasi dan verifikasi atas hipotesisi dan mengujinya secara faktual.
3. Aksiologis, bahwa terbukti ilmu perpustakaan telah membawa kemaslahatan bagi umat manusia.
 

Hubungan perpustakaan dengan bacaan

Perpustakaan dan bahan bacaan adalah dua kata yang saling bertautan. Karena di perpustakaanlah bahan pustaka dikumpulkan, diproses, dan disebarluaskan (didistribusikan) kepada para pembaca/pemakai perpustakaan . Adapun koleksi perpustakaan di negara kita sebagian besar berupa buku atau book material dan masih jarang perpustakaan yang memiliki koleksi berupa non-book material seperti film, kaset film strip, slides, piringan hitam, peta, globe, dan sebagainya.

fungsi- fungsi perpustakaan



F    fungsi Perpustakaan  

  a. . Fungsi penyimpanan, bertugas menyimpan koleksi (informasi) karena tidak mungkin semua koleksi    dapat dijangkau oleh perpustakaan.
b. Fungsi kultural, Perpustakaan berfungsi untuk mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat melalui berbagai aktifitas, seperti : pameran, pertunjukkan, bedah buku, mendongeng, seminar, dan sebagainya.
C. Fungsi Penyebaran Informasi.Adanya perpustakaan baik di dalam lembaga pendidikan maupun perpustakaan umum yang dikelola oleh pemerintah maupun masyarakat, berfungsi sebgai pusat informasi segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Prinsip dasar didirikannya perpustkaan adalah untuk penyebaran informasi, baik dalam bentuk buku, majalah, surat kabar, buletin, jurnal atau sumber-sumber informasi lain seperti berbentuk CD, kaset dan atau telekomunikasi berbentuk internet, TV dan lain-lain. Semua sarana bahan pustaka dan alat-alat tersebut sebagai sarana informasi dan keterangan yang dapat dimanfaatkan oleh murid sebagai tambahan informasi di luar proses belajar mengajar di luar kelas. perpustakaan sebagai tempat pengembangan ilmu dan penyebaran informasi sangat berarti bagi kehidupan orang-orang yang terpelajar. Untuk itu perpustakaan yang ditangani dengan landasan teori managemen yang baik mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

1. Sebagai tempat untuk mengumpulkan dan pengelolaan bahan pustaka, baik buku, dan dokumen-dokumen penting baik dalam bentuk grafis, cetak, film dan kaset.
2. Sebagai pusat pengembangan informasi dan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari buku-buku dan koleksi bahan pustaka lain bagi yang membaca.
3. Sebagai sumber informasi dan data-data dalam kajian ilmu, penelitian dan sumber belajar bagi para siswa dan mahasiswa.


4. Sebagai pusat belajar dan pengembangan minat baca bagi semua orang yang menginginkan kemajuanSebagai tempat untuk melestarikan kebudayaan yang ditulis dalam bentuk buku dan dokumentasi sejarah.
5. Sebagai pusat penerangan yang diperoleh dari bahn tertulis yang dimuat di surat kabar, majalah, jurnal atau tabloit tentang perkembangan kejadian-kejadian yang ada di masyarakat.
6. Sebagai tempat hiburan bagi pembaca yang mempunyai kegemaran membaca cerita-cerita yang dikemas dalam buku fiksi seperti cerpen, novel, roman dan sejenisnya.
4. Fungsi Pengembangan Pendidikan
Perpustakaan sebagai fungsi edukatif digunakan sebagai pusat sumber pendidikan bagi anak sekolah. Di dalam di dunia pendidikan, perpustakaan sebagai sarana sumber belajar untuk referensi mata pelajaran yang dirumuskan dalam struktur program pelajaran. Sumber belajar yang berupa bahan pustaka berjenis buku atau dukumentasi lain dalam rangka untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Dengan banyaknya bahan pustakan berupa buku, akan menumbuhkan minat baca para peserta didik.
Banyaknya buku yang dikelola dalam perpustakaan akan memudahkan mencari dan menggali berbagai pengetahuan sesuai dengan bidang ilmu yang diajarkan di sekolah. Fungsi perpustakaan dalam dunia pendidikan ibarat sebagai jantung. Jika perpustakaan diibaratkan sebagai jantung pendidikan tidak berfungsi, maka pendidikan akan mengalami kegagalan dalam hidupnya. Artinya keberadaan pendidikan tanpa ditunjang perpustakaan sama halnya pendidikan tidak akan mampu mewujudkan hasil yang maksimal.
C. Fungsi Pusat Penelitian.
Perpustakaan merupakan tempat terkumpulnya bahan pustaka yang dapat dijadikan acuan untuk penggalian teori-teori keilmuan. Data-data yang dapat dikaji dalam pengembangan teori-teori baru dapat diperoleh dalam perpustakaan. Oleh sebab itu, stiap siswa atau mahasiswa, guru (dosen) atau siapa saja yang melakukan penulisan karya ilmiah dalam bentuk penelitian selalu menggunakan referensi sebagai dasar atau landasan teori. Untuk memperoleh data-data tersebut dilakukan dalam perpustakaan.

D. Fungsi Tempat Rekreasi
Yang dimaksudkan perpustkaan sebagai tempat rekreasi adalah bagi para pengguna perpustakaan, setelah membaca bahan referensi merasa terhibur, karena mereka dapat menemukan berbagai macam informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan pengetahuannya. Seseorang yang merasa terhibur setelah membaca buku-buku baik buku fiksi maupun non fiksi, ini merupakan sarana rekreasi bagi para pecinta ilmu dan orang senang kemajuan dalam bidang pengetahuan. Seseorang yang mempunyai minat baca tinggi, buku dan bahan-bahan bacaan adalah sarana hiburan yang sangat efektif dan menyenangkan.

JENIS-JENIS PERPUSTAKAAN

Jenis – Jenis Perpustakaan

a.    Perpustakaan Digital adalah 
P     Perpustakaan yang berbasis teknologi digital atau mendapat bantuan komputer dalam seluruh aktifitas    di perpustakaannya secara menyeluruh. Contohnya : Buku atau informasi dalam format electiric book, piringan, pita magnetik, CD atau DVD rom.
b.    Perpustakaan Nasional, adalah
 L    Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang berkedudukan di Ibukota Negara.
c.     Perpustakaan Provinsi adalah
 L     Lembaga Teknis Daerah Bidang Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan perpustakaan di wilayah provinsi serta melaksanakan layanan perpustakaan kepada masyarakat.
d.    Perpustakaan Kabupaten/Kota adalah
 L    Lembaga Teknis Daerah Bidang Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan perpustakaan di wilayah Kabupaten/Kota serta melaksanakan layanan perpustakaan kepada masyarakat umum.
e.     Perpustakaan Umum : 
        Perpustakaanyang ada di bawah lembaga yang mengawasinya. 
P      Perpustakaan umum terbagi atas :

P a.Perpustakaan Umum Kecamatan, adalah Perpustakaan yang berada di Kecamatan sebagai cabang layanan Perpustakaan Kabupaten/Kota yang layanannya diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
   b.  Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan adalah perpustakaan yang berada di Desa/Kelurahan sebagai cabang layanan Perpustakaan Kabupaten/Kota yang layanannya diperuntukkan bagi masyarakat di desa/kelurahan masing-masing.

Perpustakaan Khusus : 
Perpustakaan yang diperuntukkan untuk koleksi- koleksi tokoh terkenal. Contohnya : Perpustakaan Bung Hatta.

Perpustakaan lembaga Pendidikan :
Perpustakaan yang berada di lingkungan lembaga pendidikan (SD, SMP, SMA, PT, dan LSM). Contohnya : perpustakaan Universitas. Pada  perpustakaan tingkat PT, perpustakaan dapat dibagi kembali menjadi dua, yaitu : perpustakaan pusat dan perpustakaan tingkat fakultas. 
a. Perpustakaan Lembaga Keagamaan : Perpustakaan yang berada di lingkungan lembaga keagamaan. Contohnya : Perpustakaan Masjid, perpustakaan Gereja, dll

b. Perpustakaan Pribadi : Perpustakaan yang diperuntukkan untuk koleksi sendiri dan dipergunakan dalam ruang lingkup yang kecil. Contohnya : Perpustakaan keluarga.


Maksud dan tujuan pendirian perpustakaan



Maksud dan Tujuan Pendirian Perpustakaan
Maksud pendirian perpustakaan
1.      Menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian bahan pustaka dan sumber informasi dan sumber ilmu pengetahuan lainnya.
2.       Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai sumber informasi untuk dikoleksi secara terus menerus, diolah dan diproses.
3.       Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia ( ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya ) melalui aktifitas pemeliharaan dan pengawetan koleksi.
4.       Sebagai agen perubahan ( Agent of changes ) dan agen kebudayaan
5.        serta pusat informasi dan sumber belajar mengenai masa lalu, sekarang, dan masa akan datang.
6.       Dapat juga menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya.
Tujuan Pendirian perpustakaan
1.      Tujuan pendirian perpustakaan untuk menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat

2.      Tujuan pendirian perpustakaan untuk membantu masyarakat dalam segala umur dengan memberikan kesempatan dengan dorongan melelui jasa pelayanan perpustakaan agar mereka:
  • Dapat mendidik dirinya sendiri secara berkesimbungan
  • Dapat tanggap dalam kemajuan pada berbagai lapangan ilmu pengetahuan, kehidupan sosial dan politik
  • Dapat memelihara kemerdekaan berfikir yang konstruktif untuk menjadi anggota keluarga dan masyarakat yang lebih baik
  • Dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif, membina rohani dan dapat menggunakan kemempuannya untuk dapat menghargai hasil seni dan budaya manusia
  • Dapat meningkatkan tarap kehidupan sehari-hari dan lapangan pekerjaannya
  • Dapat menjadi warga negara yang baik dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional dan dalam membina saling pengertian antar bangsa 
  • Dapat menggunakan waktu senggang dengan baik yang bermanfaat bagi kehidupan pribadi dan sosial

istilah-istilah pustakawan, Kepustakaan, Ilmu Pustakaan, kepustakawanaan




Istilah – istilah pustakawan, kepustakaan, Ilmu Perpustakaan, Kepustakawanan

1. Pustakawan  Orang yang bekerja pada lembaga – lembaga perpustakaan atau yang sejenis dan memiliki pendidikan perpustakaan secara formal.

2. Kepustakaan Bahan – bahan yang menjadi acuan atau bacaaan dalam menghasilkan atau menyusun tulisan baik berupa artikel, karangan, buku, laporan, dan sejenisnya.

3. Ilmu Perpustakaan Bidang ilmu yang mempelajari dan mengkaji hal – hal yang berkaitan dengan perpustakaan baik dari segi organisasi koleksi, penyebaran dan pelestarian ilmu pengetahuan teknologi dan budaya serta jasa- jasa lainnya kepada masyarakat, hal lain yang berkenaan dengan jasa perpustakaan dan peranan secara lebih luas.

4. Kepustakawanan hal – hal yang berkaitan dengan upaya penerapan ilmu perpustakaan dan profesi kepustakawanan

Beberapa Pengertian Perpustakaan



BEBERAPA PENGERTIAN PERPUSTAKAAN
P  -Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ).

    -RUU Perpustakaan pada Bab I pasal 1  Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.

    - Perpustakaan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri, khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Wiranto dkk,1997).

S  Secara umum dapat disimpulkan bahwa pengertian perustakaan adalah suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi bahan pustaka secara sistematis dan mengelolanya dengan cara khusus sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya.

Perpustakaan dipandang sebagai ilmu dari tiga aspek



Perpustakaan dipandang sebagai ilmu dari tiga aspek 

1. Ontologis, ilmu perpustakaan dapat dikaji dari definisi dan obyek yang menjadi kajiannya.
2. Epistemologis, bahwa ilmu perpustakaan memiliki kerangka pemikiran logis dan konsisten dengan argumen yang tersusun sebelumnya, menjabarkan hipotesisi sebagai deduksi kerangka pemikirannya, dan melakukan falsifikasi dan verifikasi atas hipotesisi dan mengujinya secara faktual.
3. Aksiologis, bahwa terbukti ilmu perpustakaan telah membawa kemaslahatan bagi umat manusia.

Peran Perpustakaan

Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkattkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisasi secara baik dan sisitematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar

Tujuan perpustakaan

Tujuan perpustakaan adalah untuk membantu masyarakat/ Mahasiswa dalam segala umur dengan memberikan kesempatan dengan dorongan melelui jasa pelayanan perpustakaan agar mereka:
  • Dapat mendidik dirinya sendiri secara berkesimbungan
  • Dapat tanggap dalam kemajuan pada berbagai lapangan ilmu pengetahuan, kehidupan sosial dan politik
  • Dapat memelihara kemerdekaan berfikir yang konstruktif untuk menjadi anggota keluarga dan masyarakat yang lebih baik
  • Dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif, membina rohani dan dapat menggunakan kemempuannya untuk dapat menghargai hasil seni dan budaya manusia
  • Dapat meningkatkan tarap kehidupan sehari-hari dan lapangan pekerjaannya
  • Dapat menjadi warga negara yang baik dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional dan dalam membina saling pengertian antar bangsa 
  • Dapat menggunakan waktu senggang dengan baik yang bermanfaat bagi kehidupan pribadi

Hubungan perpustakaan dengan bacaan

Perpustakaan dan bahan bacaan adalah dua kata yang saling bertautan. Karena di perpustakaanlah bahan pustaka dikumpulkan, diproses, dan disebarluaskan (didistribusikan) kepada para pembaca/pemakai perpustakaan . Adapun koleksi perpustakaan di negara kita sebagian besar berupa buku atau book material dan masih jarang perpustakaan yang memiliki koleksi berupa non-book material seperti film, kaset film strip, slides, piringan hitam, peta, globe, dan sebagainya.

Model pelayanan perpustakaan

Ada empat model pelayanan perpustakaan:
  • Koleksi perpustakaan ada pada kampus cabang.
  • Berpusat pada layanan pinjam antar perpustakaan, resource sharing, dan mahasiswa dapat menggunakan perpustakaan afiliasi.
  • Pengiriman materi dari instuasi induk kepada para mahasiswa
  • Berhubungan dengan penggunaan teknologi untuk mengakses sumber-sumber informasi elektronik.